Digital clock

Selasa, 19 Maret 2013

Tulisan tangan di Dinding

Cerita ini di mulai saat Ibuku pulang terengah-engah dari toko
Membopong belajaan melewati pintu dapur
Anak lelaki berumur delapan tahun telah menunggu nya
Siap mengadukan polah adiknya...

"Waktu aku main diluar ayah sedang menelepon,
Aku mengambil krayon dan menulis di dinding kamar
dinding kamar ibu ku yang baru di cat
Aku tahu ibu bakal marah padaku...

Ibu ku mengaduh marah sambil mengenyitkan kening
Mana dia ? Mana dia ?
Belanjaan di lepas, tangan berkacak pinggang
Menghambur ke lemari persembunyian

Ibuku yg lelah dan marah memanggil nama ku
Aku gemetar, kiamat terbayang..
Sepuluh menit ibu didera perasaan sesal dan jengkel
Tentang kelakuan nakalku dan dinding yg baru di cat

Kapan lagi bisa diganti,
Akibat anak nakal dan tidak peduli
Makin lama menegur, makin gusar ibu ku
Lalu dengan sebal membalikan badan

Ditengoknya kamar untuk menegaskan kegundahan
Tapi yang terjadi ibuku terkejut, tertegun dan menangis
Air mata nya meleleh membasahi pipinya
Hati nya tersentuh akan tulisan di dinding
Sebab di dinding tergambar sebuah hati, serta tulisan "Aku Sayang Ibu" tepat di tengahnya...

Dan kini setelah tahun berganti tahun
Rumah ku pun telah dipugar dan telah berganti cat nya
Namun tulisan di dinding itu tetap ada dan masih sama
Sebagai pertanda bagi kami semua
tentang ungkapan sayang dari seorang anak kecil
Anak kecil yang belum tahu cara mengungkapkan perasan kasih sayang nya....

NB: Tulisan ini saya kutip dari FB teman saya yang sudah sekitar 2 tahun 
Pergi untuk selamanya !!! dia teman baik saya di dunia Maya.... !!!
Untuk mengenang dia, saya mempostkan ulang cerita nyata ini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar